Monday, May 2, 2011

Cloud Computing

Source: Prayudi
10 April, 2011
“Jika kita hanya ingin minum  segelas susu sapi, mengapa kita membeli dan memelihara seekor sapi perah?”

Ungkapan diatas adalah sebuah ungkapan yang sering digunakan untuk memberikan ilustrasi tentang apa yang dimaksud dengan cloud computing atau komputasi awan.  Maksud ungkapan tersebut adalah sebagai pengguna produk, maka kita hanya diminta untuk membayar layanan untuk segelas susu sapi saja yang memang kita perlukan, sementara urusan memelihara dan merawat  seekor sapi serta bagaimana memerahnya hingga menjadi segelas susu kita serahkan saja pada peternak sapi.

Ilustrasi lain tentang Cloud Computing adalah dengan membayangkan layanan listrik dan PLN. Apabila kita membutuhkan listrik, apakah kita harus punya pembangkit listrik sendiri? Tentu tidak. Kita tinggal menghubungi penyedia layanan (dalam hal ini, PLN), menyambungkan rumah kita dengan jaringan listrik, dan kita tinggal menikmati layanan tersebut. Selanjutnya pembayaran kita lakukan bulanan sesuai pemakaian.

Trend teknologi informasi saat ini adalah dapat memberikan berbagai macam layanan secara teristribusi dan pararel yang dapat dikontrol secara remote dan dapat berjalan di berbagai device.  Cloud Computing merupakan model yang memungkinkan dapat terpenuhinya konsep layanan tersebut yang disebut istilah ”Everything-as-a-service”.

Dalam hal ini, cloud computing atau komputasi awan adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (computing) dan pengembangan aplikasi berbasis Internet (awan).  

Awan (cloud) adalah metafora dari internet,  dalam Cloud Computing, ‘awan’ adalah abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Cloud computing adalah suatu metoda komputasi di mana teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan, kemudian pengguna dapat memanfaatkannya melalui akses lewat Internet ("di dalam awan") tanpa harus mengetahui apa yang ada didalamnya, atau ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantu Dalm implementasinya cloud computing adalah hasil dari upaya integrasu antara virtualized physical sources, virtualized infrastructure, virtualized middleware platform dan aplikasi lain  bisnis yang dibuat untuk kepentingan  penggunanya.


Kelebihan dari Cloud Computing adalah:
  • Tanpa Investasi Awal
. Dengan cloud computing, kita dapat menggunakan sebuah layanan tanpa investasi yang signifikan di awal. Ini sangat penting bagi bisnis, terutama bisnis pemula (startup). Tanpa model cloud computing, maka sejak awal kita sudah harus membeli hardware yang cukup untuk sekian tahun ke depan. Dengan cloud computing, kita cukup membayar sesuai yang kita butuhkan.

  • Mengubah CAPEX menjadi OPEX. Tanpa cloud computing, investasi hardware dan software harus dilakukan di awal, sehingga baiayanya bersifat pengeluaran modal (Capital Expenditure, atau CAPEX). Dengan cloud computing, maka biayanya menjadi pengeluaran operasional (Operational Expenditure, atau OPEX). Jadi, sama persis dengan biaya utilitas lainnya seperti listrik atau telepon ketika kita cukup membayar bulanan sesuai pemakaian.

  • Lentur dan Mudah Dikembangkan
Dengan memanfaatkan Cloud Computing, bisnis kita dapat memanfaatkan TI sesuai kebutuhan.

Dengan menggunakan Cloud Computing, user dapat fokus pada bisnis utamanya, dan tidak lagi dipusingkan dengan masalah pengelolaan TI. Divisi TI yang dimiliki bisa difokuskan untuk meningkatkan layanan TI yang spesifik, sementara hal-hal umum sudah ditangani oleh penyedia layanan.


Terdapat 3 tingkatan layanan pada teknologi cloud computing, yaitu:
  • Infrastructure as Service (IaS), meliputi layanan Grid untuk server virtualisasi, storage & network.

  • Platform-as-a-service (PaS): yaitu layanan dengan fokus pada aplikasi dimana developer tidak lagi  memikirkan hardware, operating system, infrastructure scaling, load balancing dan lainya namun dan fokus pada pengembangan.

  • Software-as-a-service (SaS): yaitu fokus pada aplikasi dengan Web-based interface yang diakses melalui Web Service dan Web 2.0. Contohnya adalah Google Apps, SalesForce.com dan social network application seperti FaceBook.

Cloud Computing akan menjadi solusi bagi perkembangan dunia bisnis. Dalam hal ini pelaku-pelaku bisnis tidak lagi perlu dipusingkan oleh kompleksitas teknologi serta investasi infrastruktur yang besar. Pelaku bisnis bisa memindahkan sebagian resiko yang selama ini mereka tangggung kepada pihak ke tiga, yaitu penyedia jasa di Cloud Computing. Mereka juga tidak perlu memusingkan masalah teknologi yang kadaluwarsa sebelum Return on Investment (ROI) tercapai.

    

Selain sejumlah manfaat, tidak dipungkiri Cloud Computing juga menyisakan sejumlah masalah, yaitu terkait dengan keamanan data, vulnerabilitas system serta aturan main dari sesama pengguna layanan cloud. Dengan demikian penyedia layanan cloud harus bisa membangun kepercayaan dari penggunanya terhadap semua mekanisme layanan yang disediakannya.

No comments:

Post a Comment