Source: TempoInteraktif
TEMPO Interaktif, Redmond - Bukan tanpa alasan Microsoft menggelontorkan dana sampai US$ 8 miliar atau sekitar Rp 68,3 triliun untuk membeli Skype.
Situs yang memberikan layanan komunikasi via Internet ini bisa menjadi salah satu sumber pendapatan baru bagi raksasa teknologi asal Redmond, Washington itu. Berkat kelihaian lobi Chief Executive Officer (CEO) Microsoft, Steve Ballmer, Skype yang semula sudah ditawar Google dan Facebook akhirnya menerima 'pinangan' Microsoft.
Lalu, apa yang ingin dicapai Microsoft dengan mencaplok perusahaan patungan eBay dan Silver Lake Partners itu?
Menurut analisis situs Gigaom.com, tak heran apabila raksasa peranti lunak itu terpikat dengan Skype karena ingin 'menguasai' layanan komunikasi Voice over Internet Protocol (VoIP). Adapun Google dan Facebook dianggap tidak serius ingin membeli karena masing-masing sudah memiliki layanan serupa.
Google misalnya. Buat apa perusahaan yang bermarkas di California itu membeli Skype padahal dia sudah memiliki layanan Google Voice. Adapun Facebook sudah punya Facebook Chat dan Microsoft adalah salah satu investornya. Intinya, dua perusahaan itu tidak sungguh-sungguh ingin membeli Skype.
Sementara, Microsoft memperoleh berlipat-lipat keuntungan dari mengakuisisi Skype. Beberapa di antaranya adalah
- Memberikan fitur tambahan dalam layanan koneksi antar perusahaan berkat kemampuan Skype berbagi suara dan video. Fitur ini sangat bermanfaat khususnya ketika Microsoft bersaing dengan Cisco dan Google.
- Membuka peluang untuk bekerja sama dengan operator karena menyediakan jaringan berbasis LTE.
- Memberi nilai lebih pada sistem operasi untuk perangkat mobile, yakni Microsoft Windows 7.
- Kehadiran Skype juga berimbas pada kerja sama antara Microsoft dan Nokia dalam memperkuat platform-nya. Nantinya, Windows Phone 7 juga bisa bekerja seperti Google Voice dan Apple Facetime.
Dengan peluang yang dimiliki Skype, lalu mengapa eBay dan Silver Lake Partners menjualnya?
Beberapa sumber menyatakan Skype sudah tidak lagi menghasilkan uang. Lagipula, dua investor tadi ingin cepat-cepat mendapatkan dana segar dengan jalan pintas. JUAL.
Jadi, uang dari Microsoft sebesar US$ 8 miliar itu rencananya akan dibagi dua. eBay mendapatkan US$ 2,4 miliar karena hanya memiliki 30 persen saham di perusahaan itu. Adapun pendiri Skype, Niklas Zennström dan Janus Friis, mendapatkan US$ 1,2 miliar. Sementara, Silver Lake Partners, Andreessen Horowitz dan Badan Penanaman Modal Investasi Pensiun Kanada (CPPIB) yang memiliki saham sebesar 56 persen akan meraup dana sebesar US$ 4,48 miliar.
- Membuka peluang untuk bekerja sama dengan operator karena menyediakan jaringan berbasis LTE.
- Memberi nilai lebih pada sistem operasi untuk perangkat mobile, yakni Microsoft Windows 7.
- Kehadiran Skype juga berimbas pada kerja sama antara Microsoft dan Nokia dalam memperkuat platform-nya. Nantinya, Windows Phone 7 juga bisa bekerja seperti Google Voice dan Apple Facetime.
Dengan peluang yang dimiliki Skype, lalu mengapa eBay dan Silver Lake Partners menjualnya?
Beberapa sumber menyatakan Skype sudah tidak lagi menghasilkan uang. Lagipula, dua investor tadi ingin cepat-cepat mendapatkan dana segar dengan jalan pintas. JUAL.
Jadi, uang dari Microsoft sebesar US$ 8 miliar itu rencananya akan dibagi dua. eBay mendapatkan US$ 2,4 miliar karena hanya memiliki 30 persen saham di perusahaan itu. Adapun pendiri Skype, Niklas Zennström dan Janus Friis, mendapatkan US$ 1,2 miliar. Sementara, Silver Lake Partners, Andreessen Horowitz dan Badan Penanaman Modal Investasi Pensiun Kanada (CPPIB) yang memiliki saham sebesar 56 persen akan meraup dana sebesar US$ 4,48 miliar.
GIGAOM|RINI K
No comments:
Post a Comment